Archive for the 'MovieFreak' Category

09
Aug
10

The Fall

Kebanyakan orang kalau ditanya film dengan pemandangan terindah mungkin akan menjawab Avatar karya James Cameron atau Alice in Wonderland karya Tim Burton, tapi bagi gw, film yang satu ini adalah film yang mempunyai scene paling indah yang pernah gw tonton. The Fall, karya sutradara Tarsem Singh (ya, walau sutradaranya namanya nama India, tapi ini film barat loh…) adalah salah satu film favorit sepanjang masa gw. Gw juga bingung kenapa film ini belum gw review hahaha…Film ini gw nonton berkali-kali dan gak pernah bosan, apalagi kalo melihat setiap scene yang diambil dengan sangat indahnya di film ini. Kalau diumpamakan, film ini seperti lukisan bergerak, benar, lukisan bergerak karena semua scene yang ada di film ini diambil dengan sangat indah bahkan kalo dicapture itu sudah seperti karya fotografi. Gw ngomong kek gini gak berlebihan, karena gw juga takjub pas pertama kali nonton film ini.

The Fall bercerita tentang seorang anak kecil bernama Alexandria yang dirawat di rumah sakit karena tangannya patah ketika bekerja memetik buah jeruk. Di rumah sakit Alexandria bertemu Roy, seorang stuntman yang kakinya patah karena kecelakaan saat pengambilan stunt. Alexandria yang awalnya menjaga jarak dengan Roy akhirnya tertarik karena Roy bercerita tentang seorang pejuang yang bernama sama dengan Alexandria (fyi, Alexander The Great).

Tertarik dengan cerita Roy, Alexandria mendatangi bangsal Roy setiap hari untuk mendengarkan cerita yang disebutnya “The Epic”. Nah film The Fall ini kemudian menampilkan imajinasi Alexandria akan cerita Roy yang dia dengarkan. Cerita Roy tersebut menceritakan tentang sebuah petualangan dari lima orang laki-laki dengan latar belakang berbeda tetapi memiliki tujuan yang sama, yaitu membunuh Gubernur Odeus untuk membalas dendam.

Karakter pertama adalah The Ex-Slave “Otta Benga”, mantan budak yang dendam kepada Gubernur Odeus karena adiknya tewas kelelahan bekerja sebagai budak. Kemudian The Indian, seorang India yang mempunyai istri tercantik di dunia akan tetapi bunuh diri karena diculik dan dipaksa oleh Gubernur Odeus. Karakter ketiga adalah Luigi, seorang ahli bom yang dendam karena semua orang tidak berani menemui dirinya, bahkan pastor pribadinya karena Gubernur Odeus menjadikan Luigi seorang buronan. Karakter keempat bernama Charles Darwin, seorang pecinta alam dan binatang, Charles Darwin berpetualang untuk mencari kupu-kupu yang bernama “Americana Exotica”, dan pada suatu hari Gubernur Odeus mengirimkannya seekor kupu-kupu tersebut tetapi dalam keadaan mati dan telah diawetkan. Dan kemudian karakter terakhir adalah The Red Bandit yang dendam dengan Gubernur Odeus karena telah menangkap saudaranya The Blue Bandit dan kemudian akhirnya dibunuh dan digantung.

Kelima orang yang mempunyai dendam dengan Gubernur Odeus ini melakukan perjalanan bersama untuk mencari dan membalaskan dendam mereka ke Gubernur Odeus.

Karena yang ditampilkan di dalam film adalah imajinasi Alexandria tentang cerita Roy, maka karakter2 yang dipakai sebagai tokoh ceritanya adalah orang2 yang ditemui oleh Alexandria. Cerita inipun terpengaruh oleh perasaan pribadi Roy yang putus asa dan desperate karena kakinya patah dan kekasihnya direbut oleh seorang aktor terkenal (yang kemudian di cerita menjadi tokoh Gubernur Odeus).

Cerita di film ini sungguh manis, apalagi melihat hubungan Alexandria dan Roy. Roy yang awalnya bercerita kepada Alexandria hanya untuk menarik perhatiannya dan memanfaatkannyaberubah menjadi rasa kasih sayang karena melihat kepolosan dan kebaikan Alexandria. Alexandria pun menjadi sangat menyayangi Roy dan rela berbohong agar Roy tidak sedih. Dan pada akhirnya walaupun Alexandria mengalami luka yang lebih parah lagi gara2 terjatuh karena berusaha mencuri obat tidur yang diminta Roy, ia tidak membenci Roy, sebaliknya meminta maaf sambil menangis.

Banyak yang bilang kalau The Fall ceritanya biasa aja tapi bagi gw, walaupun ceritanya sederhana tapi emosinya dapat, apalagi melihat akting Catinca Untaru sebagai Alexandria yang polos dan Lee Pace sebagai Roy yang desperate. Tetapi tentu saja film ini nilai lebihnya ada di setiap scene-nya. Seperti melihat album fotografer terkenal. Dan yang lebih membuat takjub adalah, semua pemandangan yang ada di film ini bukan CGI!! Tetapi benar2 ada di dunia. Tarsem Singh katanya keliling dunia untuk membuat film ini. Dan Indonesia merupakan salah satu tempatnya. Bahkan ada salah satu scene yang memperlihatkan Tari Kecak dari Bali. Opening dari film ini pun sangat-sangat indah, gw suka banged, sebuah video slow motion dari kecelekaan Roy yang dibuat noir dan diiringi lantunan lagu Beethoven Symphony No.7.

Singkatnya adalah, film ini benar2 visual dari sebuah dongeng yang indah, Tarsem benar2 jenius dalam memvisualkan imajinasi2 yang indah. Ini adalah salah satu film gak terkenal tapi wajib nonton, bingung juga kenapa ini gak terkenal padahal visualnya benar2 top notch!

Trailer at YouTube http://www.youtube.com/watch?v=iO0LYcCoeJY

Rating 9/10

Advertisements
03
Dec
09

Ninja Assassin (Moview Review)

Gw mupi ripiuw mulu neh πŸ˜† Btt, gw dah nonton ni pilem yang katanya sadiiiis!!! Yang ternyata sama skali tidaaakkk!!! Begitulah sodara2. setelah gw membaca berbagai macam ripiuw dari orang2 yang telah menonton Ninja Assassin, gw bener2 napsu maw nonton ni pilem Rain. Secara waktu itu gw masi di Samarinda, jadi gw berdoa smoga di XXI jokja ni pilem blon diturunkan sebelom gw pulang, bahkan gw ngotot nonton duluan daripada nobar ma anak2 ilkom lainnya (forgive me my pren), karena takut pilemnya diturunin duluan (secara cuman satu teater disandingkan dengan 2012 dan nyumun).

Gw senapsu ini karena pilem ini menurut bayangan gw mengandung formula “cowok cakep + adegan gore berdarah-darah” which is….itu sama aja kek double cheese burger!!!

Akhirnya setelah berjuang menerobos antrean gila nyumun dan 2012, gw yang ngantri jam 12 kurang sepuluh akhirnya bisa dapat tiket yang jam 12 (walau telat 10 menitan).

Dan jreng jreng….. mulai lah gw nonton….

Hal pertama yang gw notice ofcors, bodi sixpacknya Rain (di-airbrush gak ya itu? hahahhaaa) dilanjutkan dengan bokong yang uuuhhhhhhhh….. slurp slurp….

Dan kemudian dilanjutkan dengan gelap2an, cring2an shuriken dan pedang. Actionnya lumayan lah, apalagi gw suka kalo adegan lempar shuriken nya.

Nah, ini nih yang sering diperbincangkan, lotsa lotsa of corn syrup like blood. Iya emang setiap adegan cring2nya selalu aja crot sana crot sini, to the point darahnya sangad2 tidak realistis dan boong. Walaupun darahnya gak selebay di pilem Machine Girl yang udah kek semprotan kebon aja. Tapiiiiiiiiii…. gw suka euy efek darah lebaynya, so komikal gitu πŸ˜† dan tapiiii lagiiii…. justru efek darah ini yang membuat pilem ini kerasa tumpul sadisnya. Mnurut gw jadinya kagak sadis sama skali lah. Sama aja baca manga angsty berdarah2, mana ada kerasa sadisnya karena darahnya digambarkan “anggun” gitu (hahahaha….gak bisa dituliskan dengan kata2). Dan ini yang membuat gw sangad2 kecewa. Karena gw dah mengharapkan bisa nonton pilem sadis di bioskop >.<

Iya, iya gw emang gak mengharapkan gambarnya segrafik di french horror movie tapi yah…gak taw lah gw kagak konsen nontonnya.

Rate 6/10 (for the blood and bokongnya Rain hahay…) Next nyumun… hahay….

25
Nov
09

Inglourious Basterds

Damn!!!! Akhirnya setelah penantian panjang gw Β nonton juga pileeem ineeeeee!!! Ni pilem cuman muncul sekali di bioskop dan itu juga pas midnite!! Dan emang sih gw akhirnya gak nonton di bioskop (gimana caranya gw nonton di bioskop?) dan download dvdripnya di inet. Tapi gw pasti nonton lagi kalo muncul di bioskop!! Gw maw liat muka Hans Landa close up!!

Gw emang suka banged kebanyakan karya-karya Quentin Tarantino dan yup, Inglourious Basterds adalah karya terbaru dari sutradara yang pernah menggarap pilem Kill Bill Vol 1 dan Vol 2. Dibandingkan dengan karya2 sebelumnya, Inglourious Basterds lebih mirip dengan pilem Pulp Fiction dengan dialog2 super cerdasnya dan ofcors karakter2nya yang keren2!!

Inglourious Basterd terbagi kalo gak salah 5 chapter, seperti khas movie2 Quentin Tarantino yang dibagi per chapter seperti Kill Bill dan Pulp Fiction, tapi urutannya tidak dibalik seperti Pulp Fiction.

Chapter pertama tentang Colonel SS Nazi, Hans Landa yang berkunjung ke Perancis untuk bertemu seorang petani yang diduga menyembunyikan keluarga Yahudi. FYI, Hans Landa terkenal akan sebutannya sebagai Jew Hunter. Sang petani yang bernama Lapadite, sebelumnya tidak pernah ketahuan menyembunyikan keluarga Yahudi, akan tetapi karena kata2 “super manis” “super tajem” dari Hans Landa akhirnya Lapadite mengaku kalau dia menyembunyikan keluarga Yahudi dan menunjukkan kalau mereka bersembunyi di bawah kolong rumah. Dan tentu saja kemudian salah satu adegan favorite gw, tembak2an brutal khas Quentin Tarantino πŸ˜€ tapi salah satu dari anggota kelaurga Yahudi itu selamat, yang bernama Shosana Dreyfus. Hans Landa tidak jadi menembak Shosana yang berlari sekuat tenaga dan hanya mengucapkan “Au Revoir, Shosana.”

Chapter kedua, berkisah tentang para Inglourios Basterds, Letnan Aldo Raine (yang diperanin Brad Pitt) dari Amerika yang lagi “menempa” para Basterds. Di antara para Basterds itu ada yang terkenal seperti The Bear Jew, Hugo Stiglitz dan si Aldo the Apache. Di chapter ini dikisahkan para basterds yang menangkap sekelompok tentara Nazi dan membantai sebagian anggotanya dan menyisakan sang komandannya untuk diminta untuk memberitahukan lokasi2 tentara Nazi yang ditolak mentah2 oleh sang komandan yang akhirnya dipukul kepalanya secara brutal oleh The Bear Jew. Di sini Quentin Tarantino muncul sebagai tentara Nazi bawahan yang akhirnya memberi tahu para basterds tentang lokasi tentara Nazi.

Chapter ketiga, menceritakan kelanjutan hidup Shosana Dreyfus yang menjadi pemilik sebuah bioskop di Paris dan berganti nama menjadi Emanuelle Mimieux. Salah satu anggota Nazi yang terkenal sebagai “pahlawan” Frederick Zoller kayaknya jatuh cinta pada Emanuelle yang dia sangka sebagai gadis Perancis. Frederick akan menjadi aktor dari film yang diangkat dari kisah nyata dirinya. Ia kemudian mempertemukan Emanuelle ke Dr.Joseph Goebels, menteri propaganda Jerman untuk meminta premire film diadakan di bioskop milik Emanuelle. Di sini, Emanuelle alias Shosanna bertemu kembali dengan Colonel Hans Landa. Mereka berdua sempat berdialog dan walaupun cuman dialog adegan ini bener2 membuat gw tegang πŸ˜† Shosanna kemudian merencanakan misi balas dendam dengan membakar bioskopnya ketika acara premiere tersebut.

Chapter keempat, bercerita tentang rencana Operation Kino, sebuah operasi yang berencana untuk membunuh Hitler (seperti operasi Valkyrie, tapi operasi Β Kino hanyalah fiksi). Chapter ini adalah salah satu chapter favorit gw. Rencana dimulai dengan pertemuan seorang aktris German yang menjadi mata-mata Inggris, Bridget Von Hammersmark dengan tiga orang german keturunan Yahudi yang menyamar jadi tentara Nazi. Tapi mereka tidak beruntung karena di bar tempat mereka bertemu terdapat sekumpulan tentara Nazi yang sedang berpesta. Akhirnya penyamaran tiga orang Yahudi itu ketahuan dan terjadi baku tembak di dalam bar yang menewaskan semua orang kecuali Von Hammersmark. Colonel Hans Landa melakukan investigasi di bar tersebut setelah kejadian dan menemukan sepatu dan sapu tangan bertanda tangan Von Hammersmark.

Chapter kelima yang jadi most favorit gw, dan tentu saja karena chapter kelima dan yang terakhir. Ceritanya bersetting di bioskop Shosanna yang mengadakan premiere film propaganda Nazi, “Nation Pride”. Di sini Colonel Hans Landa bertemu dengan Von Hammersmark yang kakinya digips karena kena tembakan, dan Aldo Raine beserta dua Basterds lainnya yang menggantikan pendamping Von hammersmark yang tewas di baku tembak di bar. Hal yang kocak dan gw suka adalah, para basterds berpura2 menjadi orang Italia atas saran Von Hammersmark yang berpendapat bahwa orang jerman tidak terlalu ngeh dengan aksen orang Italia, yang kemudian tidak beruntung karena ternyata Hans Landa sangat fasih berbahasa Italia. Von Hammersmark dibunuh oleh Hans Landa ketika sedang berbicara berdua sedangkan Aldo ditangkap oleh tentara Nazi yang lain dan 2 orang yahudi lainnya sudah sempat masuk ke ruang bioskop. Shoshanna sedang mempersiapkan rencana pembakaran bioskopnya yang terganggu oleh kedatangan Frederick. Mereka berdua kemudia saling bunuh. 2 orang yahudi yang menjadi escort Von Hammersmark kemudian mendatangi ruang nonton Hitler dan kemudian menembak Hitler, Goebels serta istrinya secara brutal dan kemudian bioskop dibakar oleh Marcel kekasih Shosanna kemudian disusul oleh bom bunuh diri dari 2 orang yahudi yang baru saja membunuh Hitler. Hans Landa yang mengetahui rencana itu sebelumnya membuat deal dengan Aldo Raine dan mengaku dia akan menjadi double agent.

Dan….endingnya gw belom nonton πŸ˜† karena gw udah buka spoiler Hans Landa “kalah” di-ending dan gw masih belon siap karakter villain favorit gw kalah πŸ˜†

Overall film ini fun banged!! Yang suka Pulp Fiction pasti suka deh. Memang banyak dialog tapi dialognya keren2. dan tentu saja hal yang paling gw suka dari film2 Quentin Tarantino adalah dia bisa membuat karakter yang keren. Seperti gw jatuh cinta ma karakter Go Go Yubari di Kill Bill, atau Vincent Vega di Pulp Fiction atau para cewek2 brutal di Death Proof, gw bener2 suka dengan karakter Hans Landa!!

Damn he’s sooo cute. Cakep, kalem, senyum mulu, ngomongnya maniiiiiis banged, tapi nusuk dalem πŸ˜† Villain yang hebat bisa membunuh hanya dengan kata kata kan πŸ˜†

Very Recomended film, tapi gak direkomendasikan buat orang yang gak doyan pilem dialog panjang. Apalagi yang mengharapkan pilem ini seperti pilem Nazi yang lain seperti Downfall atau Schindler List. Ini adalah pilem Nazi yang paling ngawur!! Hahahaha…

 

23
Nov
09

Zombieland (Movie)

Gw baru abis nonton Zombieland nih. Dan gw suka banged!!! Yup seperti nama judulnya pilem ini tentang para zombie, tapi eiiitss… jangan dikira ini seperti Dawn of The Dead ataw Resident Evil, kalo gw bilang nih pilem lebih mirip temanya ke Shaun of The Dead. Ya…ini adalah pilem zombie yang mengandung unsur komedi.

Walau sama-sama mengangkat tema yang sama seperti Shaun of The Dead (SOTD) yang terkenal itu, jalan cerita Zombieland berbeda dengan SOTD. Hal yang gw suka dari SOTD adalah bagaimana direct dan screenplay pilemnya yang menarik dan tentu saja aksen si Shaun πŸ˜†

Kalo SOTD lebih seperti plesetan pilem2 zombie yang udah ada, Zombieland mnurut gw adalah pilem survival dari zombie tapi dengan unsur yang fun.

Kisah Zombieland dimulai dengan seorang cowok super biasa banged, yang sepanjang pilem gw gak taw nama aslinya πŸ˜† Dia menetapkan beberapa rule atau peraturan dalam menghadapi negaranya yang udah menjadi Zombieland. Dan dia bisa survive dari serbuan zombie itu berkat peraturannya itu. Si cowo itu kemudian bertemu dengan cowok lagi, lebih tua dan lebih brutal. Mereka berdua melanjutkan perjalanan bareng, dan karena sesuai rule, mereka gak boleh get attached to each other, mreka saling memanggil dengan sebutan tempat yang dituju, cowok pertama bernama Columbus dan cowok kedua yang brutal dipanggil Tallahasee. Columbus ingin pergi ke Columbus untuk pergi menemui ortunya sedangkan Tallahasee ingin pergi ke Tallahasee untuk mencari kue merk Twinkie.

Di perjalanan mreka berdua dua cewe, Wichita dan Little Rock (juga nama samaran) yang berkali-kali nipu mreka, sampai akhirnya mreka berempat berteman dan sepakat untuk jalan bareng.

Part yang paling fun adalah ketika mreka nyampe di Hollywood, di mana mreka nyari rumah artis untuk sebagai tempat nginap. Dan pilihan jatoh ke rumah Bill Muray. Adegan yang paling gw suka adalah ketika Tallahasee dan Wichita dan Bill Muray mabok dan berlakon seperti pilem Ghost Buster, it soooo funny!!!

Dan tentu saja part terakhirnya adalah tentang Columbus yang jatoh cinta ma Wichita dan nekat broke one of his rule : Dont be a hero, untuk menyelamatkan Wichita. Dan Happy Ending.

Emang mungkin kliatannya ceritanya klise seperti pilem-pilem zombie lainnya, tapi ini seriously penggarapan alur ceritanya bener2 fun!! Gw gak pernah nonton adegan di mana orang nabok kepala manusia lain sampai hancur tapi still fun dan menarik!! Dan itu ada di Zombieland.

Very Recomended movie!! Agak sedikit gore (dikit doank…biasalah pilem zombie pan gak afdol kalo gak ada adegan nyam2 nya πŸ˜† )

22
Dec
08

Hedonisme Hari InI (dan kemaren juga sih…)

Begitulah…sebenarnya bukan hari ini aja, tapi dari kemaren sih πŸ˜† Dan weekend2 kemaren2 juga πŸ˜†

Jadi hari kemaren itu ada kuliah pengganti multimedia yang benar2 pagi skali. Dan kemarennya lagi (alias kemaren lusa) gw terperangkap sendiri dalam kos, menghadapi internet gw yang mulai ugal-ugalan koneksinya. Akhirnya gw setelah kuliah mulmed itu melarikan diri ke rumah salah seorang sahabat dekat+lama gw, kate.

Temen gw itu bertekad seharian di rumah buat ngerjain tugasnya yang numpuk. Dan gw, entah kenapa mungkin kedatangan gw ke rumah dia mendatangkan aura jalan-jalan gitu πŸ˜† akhirnya sore2 kami keluar rumah juga bertiga with her schatz πŸ˜† Dan jalan-jalan sore itu ujung-ujungnya jatoh ke acara nonton bioskop juga. Akhirnya kami nonton Transporter 3.

Gw nonton Transporter 3 padahal Transporter 1 dan 2 aja belum pernah nonton πŸ˜† Jadi begitulah awal-awal gw gak terlalu ngerti ni pilem maksud na apa >.< Ceritanya sih standar banged, tapi berhubung gw punya fetish ke cowo2 middle age berjas (dan mungkin…botak?) setelah nonton Hitman, jadi ya gw asoy aja nontonnya. Yah gw suka banged sih kalo jagoannya itu tipe2 rough cold blooded dan pake jas dalam misi-nya. Pokoknya keren aja, gw suka pembunuh2 berjas2 itu πŸ˜† Mana di ni pilem ada adegan striptease cowok lagi πŸ˜† fanservice buat cewe-nya lumayan banyak lah πŸ˜†

Setelah nonton Transporter 3, gw dan temen gw menuju ke Centro. Tujuan kami ke Centro adalah survey obral sunglasses. Emang, dari tadi dalam perjalanan temen gw itu pamer2 sunglasses baru yang dia beli dalam rangka maw jalan2 ke pantai Anung pas Natal ntar (rencananya maw pergi Minggu ini tapi gak jadi karena pada sibuk smua, puuh…. ). Dan akhirnya gw pun jatuh ke jurang dan membeliΒ  satu sunglasses (padahal sunglasses gw yang sebelumnya jarang banged gw pake, secara akhir2 ini musim hujan tooh… ) Sunglasses-nya norak sebenarnya, tapi untuk itulah…hahahah sekali-sekali pengen pake yang norak πŸ˜† Dalam perjalanan di dalam Centro gw dan temen gw udah bertekad gak bakal ke bodyshop, tapi ntah kenapa gw melirik sekilas di counternya, ternyata Moringa Body Butter yang kami bedua incer udah ada!! Tapi temen gw ngotot kalo itu bukan Body Butter-nya tapi scrub-nya, dan akhirnya kami pun sukses melewati jurang BodyShop yang mematikan (dompet).

Dan gw pun nginep di tempat temen gw itu karena pulangnya kemaleman.

Besoknya pagi2 (gak pagi2 juga sih) tepatnya hari ini, gw dibangunkan. Tumben-tumbennya, biasanya gw ditinggalkan tergeletak tidur ampe siang (namanya juga hari minggu). Temen gw berencana hari ini seharian buat jalan2, dari pagi, biar gak kesorean (karena dia maw ngerjain tugas πŸ˜† ) dan gw pun bangun, langsung maskeran, karena ngeliat temen gw maskeran juga, supaya terlihat lebih putih katanya pas jalan2 ke mall nanti πŸ˜†

Akhirnya jam 10 kita berdua berangkat dari rumah, sebelumnya udah menghubungi sahabat gw yang satunya, icha supaya ikutan jalan-jalan juga. Begitulah, pada saat itu gw memake sunglasses norak yang gw beli kemaren, dan temen gw ikut2an memake sunglasses yang dia beli juga πŸ˜† Dan temen gw icha yang tidak tahu apa2 soal sunglasses gw paksa make sunglasses satunya punya Kate biar kompakan πŸ˜†

Rute jalan-jalan andalan bubuhan gw itu gak susah2 amat, yupz…ofcorz kita ke “dunia baru”-nya jokja, Amplaz. Kami ke Amplaz, dan karena kelaparan kami langsung makan dulu, setelah membeli tiket 3 Doa 3 Cinta (yup, nonton lagi akhirnya >.< ) Habis makan, tebak kami ke mana….ke Centro, ke tempat obral sunglasses itu lagi >.<; dan memaksa Icha buat ngebeli sunglasses yang setipe ama punya gw dan kate -.-; Abis ke Centro, berhubung gak ada penjaga, yaitu Schatz-nya kate, akhirnya kami menapak jua ke jurang “The Body Shop” Dan lirikan gw kemaren emang bener, Moringa Body Butter emang udah ada!! Dan tentu saja karena godaan yang sangat berat, akhirnya gw dan temen gw beli juga itu Body Butter impian. Gah….memang benar pepatah, kalo beli The Body Shop itu bakalan nagih mulu. Di dalam situ kami keliling2, nyoba2 produk lainnya. Dan gw udah mulai melirik2 sunblock whitening spf 25-nya. Gw udah lama ngincer itu karena pas gw nyoba punya temen gw hasilnya bener2 bagus (di poto gw bener2 putih, tapi dasarnya gw udah emang putih sih πŸ˜† ) Tapi gw udah make lotionΒ  Vitamin C-nya yang juga ada SPF 15, kata temen gw gak boleh nyampur2 kalo udah ada SPF-nya gitu. Ntahlah beberapa hari ini gw menyadari kalo gw pengen punya kulit putih pucat. Iya, putih pucat, bukan berseri. Dan salahnya gw adalah, gw make vitamin C, yang fungsinya buat kulit bercahaya dan berseri. Gw make vitamin C dulu karena gw ngerasa kulit gw udah cukup putih dan cukup nyari buat bikin kulit gw makin sehat aja. Tapi sekarang gw berubah pikiran karena gw maw kulit gw bener2 putih kek porcelen. Ntah kenapa pula gw merasa lotion vitamin C gw lama amat habisnya, karena gw gak sabar maw ganti ke whitening-nya aja.

Akhirnya gw cuman beli Moringa, dengan keteguhan hati gw πŸ˜† Abis dari Body Shop kami langsung nonton 3 Doa 3 Cinta. Dan sesuai dugaan gw, pilemnya lumayan banged. Gw rekomended dech. Terutama bagi para idealist superhero wanabbe…anti Yahudi people….seriously you people have to watch this movie πŸ˜† Tapi gak taw juga sih, otak para anti Amerika dan anti Yahudi itu bisa cerna makna pilem itu (people? why have to generalization? ) Gw suka para karakter tokohnya, dan beberapa pertanyaan terlempar di movie itu yang ntah kenapa tidak terjawab dan gw pengen sekali mendengar jawaban2 itu dari para “mereka” Mungkin yang bermakna itu, seperti salah satu tokohnya, Ryan yang cita2nya sederhana (pengen ngenambah studio poto kawinannya jadi syuting pilem kawinan juga πŸ˜† ) dan akhirnya maju, bahagia dunia dan akhirat (anak pesantren loooo πŸ˜† ) dibandingkan cita2nya “ketinggian” pengen mati syahid ( ah c’mon people, emang masuk surga cuman dengan cara itu aja? )

Pokoknya gw sejalan banged ama ini pilem dah πŸ˜† Abis nonton ni pilem gw betiga ama temen gw langsung menuju ke Carefour (yang gak ada anggota greenpeace-nya lagi πŸ˜† ) Gw beli album buat nyimpan poto2 temen2 ilkom gw dan waktu gw keliling2 di konter ikan, gw melihat ikan belanak yang tidak terlalu gede. Dan terbesit keinginan gw untuk makan tuup. Tuup adalah resep turun temurun dari nenek gw yang menunya ikan, khususnya belanak ato selangat yang direbus dengan jeruk nipis dan ulekan sambel super banyak. Tuup adalah makanan favorit gw di seluruh dunia.

Dan akhirnya terealisasikanlah acara untuk masak dan makan tuup abis pulang dari Amplaz. Gw beli ikan belanak lumayan banyak, dan sempat rebutan dengan bapak2 yang juga beli ikan belanak, which the funny thing is kalo gak salah si anak ato si istri bapak itu ngomong gini ke bapaknya “itu ambil yang matanya merah!” (sambil rebutan belanak ama gw) dan gw cuman tersenyum dalam hati karena setaw gw mama gw dulu pernah ngomong kalo ikan yang udah gak segar itu matanya merah, makanya gw mati2an ngerebut ikan yang matanya masih putih bukan merah (yasud lah pak, ambil aja ikan belanak bermata merah itu…monggo…. πŸ˜† ) Temen gw juga beli ikan nila yang gede2.

Belanja udah, tinggal pulangnya aja sambil ngegeret troli dan karena mobilnya di parkir di lantai paling atas, temen gw kate pergi duluan buat ambil mobil. Dan setelah gw dan icha sampai di pintu depan Amplaz, kate nelpon dan said…

“Kunci mobil gw ilank cha!!!”

Begitulah….belanjaan kita banyak dan ada meja belum di rakit di troli kita. Si Icha udah panik gitu, dan ngomong kalo dia maw balik ke carefour dulu nanya kunci ama mbak2 kasirnya. Dan gw diserahin hape-nya icha dengan alasan kalo2 kate nelpon lagi (which i wonder now, is so stupid, ngapain juga dia nitipin hape ke gw, toh kate bisa hubungin gw ke hape gw) dan itu menambah kerepotan juga akhirnya, karena tidak berapa lama kate nelpon hape icha dan gw angkat dan akhirnya sesuai dugaan gw dia bilang ” Kuncinya udah nemu!! Ada di 21!! ” *doh* Dan tentu saja gw bingung karena hape icha ada di tangan gw, dan icha lagi di carefour.

Akhirnya gw nyusul ke carefour, dengan mendorong troli yang berat itu, buru-buru, dan akhirnya gak ketemu juga pas nyampe di carefour, akhirnya gw balik lagi ke atas dan gw melihat icha dan kate lagi bingung nyariin gw. Soooo lame…. -.-a

Akhirnya kita pulang dengan selamat dan sentosa. Nyampe di rumah langsung siap2 masak. Dan gw karena gw bisa masak tentu saja, pertama2 gw membersihkan ikan belanak itu dan mengirs-irisnya πŸ˜† Sebenarnya gw maw lanjut masak ampe bagian nyemplung-nyemplung-nya, tapi kate meng-ultimatum supaya gw keluar dari dapur dan menyerahkan tugas memasak ke dia dan icha smeentara gw bertugas…..mengerjakan tugas kuliah kate πŸ˜†

Bertepatan gw selese ngerjain tugas kate, selesai jugalah acara masak memasaknya. Dan tuup buatan kate (dan gw karena gw juga membersihkan dan motong ikannya!! ) udah ada improvement karena dia gak nyemplungin jeruk nipis lagi ke dalam rendaman ikannya πŸ˜† Rasanya bener2 ajib, walo gak sepedas dan semantabh buatan mama, tapi cukup puaslah sebagai penawar rindu masakan mama πŸ˜† Gw makannya ampe ngos2an gitu πŸ˜† Dan sampe sekarang perut gw masi panas karena pedasnya πŸ˜†

Dan akhirnya gw pulang ke kos, cape, dan mengutuk lagi betapa lemot dan ugal2annya internet gw. Hari ini bener2 have fun dan cape sekaligus juga pemborosan besar2an πŸ˜† Yah…kapan gw bisa jadi freegan kalo kek gini mulu πŸ˜†

04
Dec
08

Review Movie TWILIGHT (warning! spoiler alert)

Akhirnya gw udah nonton ni pilem. Setelah terksima dengan trailer-nya yang diiringi lagu Caught Myself-nya Paramore yang menurut gw pas dan keren banged πŸ˜€

Gw kemaren nonton dengan temen gw dan agak2 telat sih masuknya πŸ˜† tapi untung first appearence-nya Edward belum terlewatkan ama gw πŸ˜†

TWILIGHT diangkat dari novel karangan Stephanie Meyer berjudul sama yang berkisah tentang seorang cewe yang agak2 asosial gitu, bernama Isabella Swan yang jatuh cinta kepada salah seorang vampir keren nan cakep bernama Edward Cullen (yang jadi si Edward adalah yang jadi Cedric Diggory di Harry Potter). Edward Cullen dan keluarganya kasarnya adalah seorang vampir vegetarian jadi mreka berusaha gak mengonsumsi darah manusia agar bisa hidup berdampingan dengan manusia normal lainnya. Dan di TWILIGHT ini berisikan kisah ‘manis’ hubungan (katanya) cinta terlarang mreka.

Oke, bagi gw sih movie ini lumayan, cewek banged sih. Saran gw bagi cowo yang maw nonton harus siap2kan hati (siapkan hati untuk ngerasa kebanting πŸ˜† ). Karena kemaren itu yang tereak2 di dalam bioskop cuman suara2 cewe doank πŸ˜† Dan gw ngerasa kembali ke habitat asli gw sebagai seorang cewe, terkesima dengan kisah manis Bella dan Edward πŸ˜€

Review ini sangat subjektif, karena gw sendiri punya kesukaan terhadap cerita2 vampir, terutama yang vampir2nya digambarkan “too beautiful to live” seperti keluarga Cullen. Dan gw suka orang2 cantik yang cenderung pucat jadi gw menikmati banged para eyecandy di keluarga Cullen. Terutama bokapnya yang namanya Carlisle (CMIIW, namanya rada susah) yang menurut gw “indah” banged. Anggun, dan senyumannya itu loooo…..gak nahaaaaaan!! πŸ˜†

Secara keseluruhan gw suka banged dengan gaya dan existensi keluarga Cullen, gw malah lebih tertarik sama keluarga Cullen dibandingkan dengan kisah cinta Bella-Edward. As I told above, gw paling suka si Carlisle, sang bokap yang dokter jenius yang lembut anggun dan murah senyum (emang daku selera om om :lol:). Yang kedua tentu saja Edward yang mnurut gw gak ada cowo yang bisa se-gentle si Edward tanpa memperlihatkan kesan seorang playboy πŸ˜† Yang ketiga adalah si Alice, cewe bungsu yang mnurut gw maniiiiiiiiis banged. She really is cute but her style is cool. Sikapnya yang manis dan kontras dengan gayanya yang gak terlampau feminim membuat gw suka banged sama karakter ni cewe. Yang keempat adalah Jasper yang selalu nempel ke mana2 sama Alice, dan bagi gw mreka look so cute together πŸ˜† sisanya adalah si Emmet, Esme dan Rosalie yang agak2 kurang diperlihatkan perannya (apalagi si Emmet, padahal dia lumayan keren πŸ˜† )

Secara objektif sih, pilem ini standar. Khas pilem2 chick lah, gw rasa malah konfliknya kurang dalem dan terlalu banyak ngeliatin manis2 hubungan Bella-Edward. Tapi gak papa toh gw cewe ini πŸ˜† Tapi so far so good sih, gak rugi ngenontonnya. Apalagi ada beberapa scene yang mnurut gw keren banged, seperti pas pertandingan baseball keluarga Cullen dengan Bella yang diiringi lagu Super Massive Blackhole-nya Muse. Adegan ini mantabh banged daaah…. aura kerennya kedapet banged dengan iringan lagu kerennya Super Massive Black Hole πŸ˜†

Yah, sontrek TWILIGHT memang keren2, seperti Paramore, Muse dan Linkin Park. Maw cari aaaahhh….

Abis nonton movie ini gw langsung beli novel TWILIGHT dan NEW MOON. Ntar kalo udah abis baca gw maw review novel-nya lagi.

P.S : gw baru nyadar kenapa gw merasa familiar dan suka banged sama yang mainin Carlisle, ternyata menurut gw dia mirip banged sama Matt Bellamy-nya vokalis Muse πŸ˜† hohohohohohohoho…..

27
Oct
08

Uzumaki – Spiral Into Horror

Bukan bukan…ini bukan Naruto!! Judulnya emang Uzumaki, tapi ini Uzumaki yang berbeda lagi, arti harfiahnya Spiral (trademarknya naruto emang lambang spiral sih πŸ˜† ) Ini adalah salah satu manga terbaik yang pernah gw baca!! Seperti taglinenya (Spiral Into Horror) Uzumaki adalah komik horor. Seriously, ni manga bukan cuman ngumbar seram2 doank, ceritanya juga original dan cukup disturbing bagi gw. Dan horor di manga ini bener2 kena dan cara penggambaran dan penceritaannya pun bener2 bikin bulu kuduk merinding.

Uzumaki bercerita tentang sebuah kota kecilbernama Kurozu-cho yang awalnya tenang dan damai tapi ternyata dikutuk oleh (kekuatan?) Spiral. Perlahan-lahan kota ini menjadi chaos dan penduduknya menjadi ikut2an aneh dan “gila”. Tokoh utamanya adalah Kirie dan pacarnya, Shuichi. Keanehan pertama yang muncul di kota Kurozu-cho adalah ayah Shuichi yang terobsesi dengan segala pernak pernik spiral, hingga poin bisa dibilang ayah Shuichi nyaris gila. Suka ngumpulin benda berbentuk spiral dan memandanginya lama2 (mandangin bekicot contohnya). Akhirnya ayah Shuichi mati dengan cara yang bener2 disturbing, melingkar seperti spiral di dalam wadah seperti baskom. Kematian ayah Shuichi adalah awal dari kegilaan di kota Kurozu_cho. Ibu Shuichi menjadi gila dan menghancurkan segala benda yang terlihat seperti spiral, termasuk memotong rambutnya, menguliti kulit di ujung jarinya (sidik jari bentuknya kek spiral kan) dan menusuk telinganya sendiri (kan ada organ telinga yang berbentuk spiral, koklea kalo gak salah).

Keanehan dan kegilaan terus berlanjut di kota Kurozu-cho, seperti para ibu2 hamil di rumah sakit yang kelakuannya seperti nyamuk betina, menghisap darah manusia untuk nutrisi bayinya, bayi yang dinutrisi oleh darah tersebut lahir dalam bentuk normal tapi dengan keganjilan, ari2 dan plasenta mreka terus tumbuh walau sudah dipotong, dan bayi2 tersebut ngomong (beneran…ngomong) kalau mereka gak maw dilahirkan dan ingin terus berada di dalam perut ibunya, yang akhirnya seorang dokter di rumah sakit tersebut melakukan operasi untuk mengembalikan bayi tersebut ke dalam perut seorang ibu. Plus para pasien di rumah sakit menjadi kecanduan memakan plasenta dan ari2 bayi yang tumbuh merajalela. Terus cerita tentang manusia jack in the box, manusia bekicot dan lain2.

Setelah kejadian2 aneh tersebut, Kurozu-cho jadi hancur karena tiupan angin puting beliung dan tidak ada seorang pun yang bisa keluar dari kota tersebut.

Cerita favorit gw adalah tentang snail people atau manusia yang berubah menjadi bekicot. Ceritanya bener2 disturbing >.< Ceritanya tentang beberapa siswa di sekolah Kirie dan Shuichi yang perlahan2 berubah menjadi bekicot. Huff, penggambaran bekicotnya itu looo….gak nahan. Plus pas di volume 3, di mana kota Kurozu-cho sudah hancur lebur dan makanan sudah susah didapat, ada beberapa orang yang menangkap para manusia bekicot itu (waktu itu ada 3) dan membakar bekicot2 itu hidup2 dan memakan dagingnya (bleeh… >.< ) Yang kedua orang2 para kru penyelamat malah ada yang memakan daging bekicot itu mentah2 dan terobsesi dengan rasa daging manusia bekicot itu.

Uzumaki adalah karya Junji Ito, seorang mangaka horor jenius mnurut gw. Hampir semua cerita horornya menurut gw disturbing dan original. Dan Uzumaki ini adalah serial dia yang paling terkenal. Selain Uzumaki karya Ito-sensei yang terkenal adalah Tomie yang bercerita tentang seorang gadis yang sangat cantik tapi geneticaly abnormal dan disturbing. Sama seperti Uzumaki yang udah dibikin Live action movie-nya, Tomie juga udah dibuat live-action movienya.

Gw blum pernah nonton movie Uzumaki, berhubung cerita manganya sendiri cukup “jijay” dan berdarah2, jadinya masih blum ada niat nonton (tau aja gimana pilem guro bikinan jepun). Tapi pas tadi liat trailernya di yutup ternyata cowok yang jadi Shuichi-nya cuaaaaaakeeeeeeeeeeeppppppppp buangeeeeetttt!!! Bishounen abis daaah!!! Heheheheh…kumat lagi dah >.<

Btw, gw punya lumayan banyakmanga2 (scanlation, sayang skali karya Junji Ito blon ada yang diterbitin secara legal di sini) Junji Ito, dan kebanyakan blum ditranslate sih, padahal kayaknya serem2. Gw serius, Uzumaki dan karya Junji Ito yang lain worth banged buat dibaca, walo cuman mangascan dan mata sakit baca di kompie tapi gak rugi lah baca 3 volume Uzumaki. Cerita original yang hebat (bayangin, temanya itu cuman spiral! Spiral loh, tapi jadinya ceritanya menarik dan disturbing gitu).




Welcome!


Welcome to my personal blog. This contains my slice of daily life, my interests and hobbies, my favourite movies and music, my place I have visited and many more. Hope you enjoy it, and comments are very appreciated. Thanx. XOXO

January 2019
M T W T F S S
« Mar    
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  

Archives

My Devious Gallery


++++++++++++++++++++++
visit my gallery
++++++++++++++++++++++




my latest work


-Elizabeth-

my featured work


-Azure-

Quote Of The Day

Hippies.They're everywhere. They wanna save the earth, but all they do is smoke pot and smell bad.
-Eric Cartman-

  • 724
Advertisements